TL;DR
- Prompt bagus itu bukan panjang, tapi terstruktur.
- Simpan 3–5 template inti, lalu tinggal ganti konteks.
- Selalu minta AI: tanya balik kalau info kurang + tulis asumsi.
Cara pakai (30 detik)
- Pilih template sesuai kebutuhan (ringkas/SOP/ide/review).
- Isi bagian Context + Constraints.
- Minta output dengan format yang bisa dicek cepat.
Template universal (copy-paste)
[ROLE]
Kamu adalah ...
[GOAL]
Tugasmu adalah ...
[CONTEXT]
Konteks: ...
[CONSTRAINTS]
- Jangan ngarang fakta.
- Jika info kurang, tanya 3 pertanyaan klarifikasi.
[OUTPUT FORMAT]
Tulis dalam format: ...
[CHECK]
Tulis asumsi + cek konsistensi sebelum final.
50 Prompt Template (Indonesia)
A) Ringkas & keputusan (10)
- Ringkas teks ini jadi 7 bullet + keputusan 1 paragraf. Tulis asumsi.
- Buat versi “untuk bos” (maks 120 kata) + versi “untuk tim” (maks 250 kata).
- Ambil 5 poin penting + 3 risiko + 3 next step.
- Jadikan ini SOP singkat 8 langkah.
- Ringkas jadi checklist tindakan hari ini.
- Ubah jadi FAQ 5 tanya-jawab.
- Buat ringkasan yang netral (tanpa opini) + ringkasan dengan rekomendasi.
- Buat “decision memo”: masalah → opsi → rekomendasi → alasan.
- Cari bagian ambigu/kontradiksi dan jelaskan.
- Buat versi bahasa sederhana untuk pemula.
B) SOP & workflow (10)
- Buat SOP end-to-end untuk proses ini (tujuan, tools, langkah 1–10, checklist).
- Buat SOP versi “mobile-first” (langkah singkat).
- Buat workflow 3 level: cepat / normal / detail.
- Buat checklist pre-flight sebelum publish.
- Buat rencana rollback kalau gagal.
- Buat template laporan harian.
- Buat template QA (apa yang harus dicek, cara cek).
- Buat SOP pelatihan 30 menit untuk orang baru.
- Buat flowchart teks (IF/THEN).
- Buat SOP yang hemat tools (pakai yang ada dulu).
C) Nulis konten (10)
- Buat outline artikel: TL;DR, 6 H2, checklist, FAQ.
- Buat 10 judul alternatif (casual, nggak clickbait).
- Buat intro yang relevan untuk pembaca Indonesia.
- Buat contoh kasus lokal (tanpa ngarang data).
- Buat versi artikel pendek (600–800 kata) dan versi panjang (1200+).
- Buat CTA yang halus (tanpa maksa).
- Ubah artikel jadi script video 30 detik.
- Ubah artikel jadi 10 tweet/thread.
- Buat “baca juga” 5 internal link yang relevan.
- Buat ringkasan LinkedIn (maks 200 kata).
D) Ide & strategi (10)
- Buat 20 ide konten dengan hook + angle unik + CTA.
- Buat 10 ide yang high-intent (orang mau action).
- Buat 10 ide evergreen (selalu dicari).
- Buat 10 ide seasonal (tanggal/peristiwa).
- Buat seri 7 hari (judul + urutan).
- Buat seri 30 hari (tema harian).
- Buat konten “start here” untuk kategori ini.
- Buat ide lead magnet (checklist/template).
- Buat ide kolaborasi dengan creator lain.
- Buat ide eksperimen A/B yang aman.
E) Review & debugging (10)
- Review dokumen ini: masalah → dampak → revisi kalimat.
- Cari potensi miskomunikasi dan perbaiki.
- Buat versi lebih tegas tapi tetap sopan.
- Buat versi lebih ramah dan lebih singkat.
- Debug rencana: apa yang kurang? tanya balik.
- Buat daftar pertanyaan klarifikasi (maks 7).
- Buat checklist “anti halu” untuk topik ini.
- Buat daftar asumsi yang dipakai.
- Buat rencana eksekusi 7 hari.
- Buat rencana eksekusi 30 hari.
Guardrail anti halusinasi (wajib kalau topik sensitif)
- Minta AI menulis Assumptions dulu.
- Minta AI menandai bagian yang perlu sumber.
- Kalau perlu angka/hukum: minta AI “beri pertanyaan klarifikasi dulu”.
Baca juga